Belajar bahasa Jepang part 1

Hampir ga ada progress penyusunan skripsi saya dalam tiga pekan ini:(

Tapi maklumlah, memang bulan ini saya disibukkan oleh ONS (Olimpiade Nasional Statistik) dan persiapannya, kemudian dilanjutkan UTS semester akhir yang baru aja selesai senin kemarin. Kini giliran saya ingin menjamahnya lagi, inspirasi itu tak kunjung datang, hiks..pening kepala ini…

Dosbing saya, Pak Iwan tercinta mengarahkan saya untuk menambahi grafik-grafik ataupun gambar-gambar untuk lebih menyegarkan skripsi saya di bab IV. Sebenarnya sudah terpikirkan mau diisi apa, salah satunya adalah ‘Comparative histogram for Poisson, Generalized Poisson (GP), ZIP, and ZIGP’ dengan mean dan variance yang berbeda-beda. tapi ga tahu gimana cara membuatnya (malang nian). Menjelajahi dunia maya untuk menemukan jawabannya pun belum juga menemukan solusi. Di saat semangat semakin menurun, saya mulai membuka kembali proposal hidup yang dulu saya buat bersama teman-teman saat kuliah Psikologi Sosial. Ya, proposal hidup yang berisi mimpi2 saya di masa depan dan usaha atau langkah yang harus saya tempuh.

Salah satu mimpi itu adalah melanjutkan studi di Jepang, seperti Pak Iwan, Bu Erni, Pak Dokhi (Dosen favorit saya,hehe), dan orang BPS hebat lainnya. Saya ingin mimpi itu terwujud 4 tahun setelah kelulusan saya atau 2 tahun (dengan syarat saya menjadi dosen,hehe..emang STIS butuh orang seperti saya,wkwkwkwk). Nah, salah satu usaha yang saya tulis di sana adalah balajar bhs. Jepang sedini mungkin. Mari kita mulai^^

Oke, kali ini saya ingin mengupas cara orang Jepang tertawa di internet.
Kita tentunya tahu “LOL”, singkatan dari “Laugh Out Loud” atau tertawa keras. Di Internet, saat chatting, singkatan tersebut sering dipakai sebagai simbol bahwa seseorang tertawa. Nah, orang Jepang juga punya versinya sendiri lho! LOL versi Jepang adalah “w”. Contohnya seperti berikut ini.

A: 管理者かな~
A: kanrisha kana…
A: Kamu admin di sini bukan ya?

B: ねぇよw
B: Nee yo w
B: Nggak lah LOL

管理者 (kanrisha): administrator

かな (kana) digunakan saat seseorang berpikir apakah sesuatu benar atau tidak. “Bener nggak ya?”, “Bisa nggak ya?”, “Apa betul?”, dsb. ねぇ (nee) di sini adalah bahasa gaul dan maksudnya じゃない (janai, tidak). (ciri bahasa gaul adalah mengkorupsi kata-kata sebenarnya)

Kenapa “w”?

Ini karena di bahasa Jepang “tertawa” adalah 笑う (わらう, warau). “w” adalah singkatannya. kata “warau”, anggap saja “w” sebagai singkatan dari “wahahahahaha” (mudah kan menghafalny;)

Segini dulu ya belajarnya. Sedikit tapi rutin akan lebih membekas di pikiran dari pada banyak tapi dadakan^^
Selamat meraih mimpi…..

24 May 2011, dalam rangka menyusun kembali puing-puing motivasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: