Penentuan Teknik Analisis dalam Penelitian

Sebelum membaca tulisan berikut, alangkah baiknya terlebih dahulu pembaca benar-benar memahami jenis-jenis data penelitian. Bagi mahasiswa yang kini dalam masa penyusunan skripsi biasanya bingung untuk menentukan teknik apa yang hendak dipakai untuk menganalisis data penelitiannya. Mahasiswa jurusan statistikapun juga terkadang merasa kurang yakin untuk menggunakann suatu teknik analisis. Oleh karena itu, di sini saya akan menguraikan cara-cara penentuan teknik analisis berdasarkan pengetahuan saya selama mengikuti perkuliahan dan sumber2 lain yang relevan baik dari internet maupun buku.
Pertama-tama kita akan berbicara mengenai parameter dan statistik.
Parameter adalah ukuran-ukuran dari populasi, sedangkan statistik adalah ukuran-ukuran dari sampel yang biasanya digunakan peneliti untuk menduga nilai atau ukuran populasi.

Jenis Analisis Data
1. Analisis non-statistik
– Analisis ini lebih tepat digunakan pada data kualitatif.
– Data kualitatif biasanya diolah atau dianalisis berdasarkan isinya (subtansinya).
– analisis non statistik ini sering juga disebut dengan analisis isi (content analysis), yang mencakup analisis deskriptif, kritis, komparatif, dan sintesis.
– Penelitian yang menggunakan data kualitatif disebut penelitian kualitatif.
2. Analisis Statistik
– Analisis ini tepat digunakan pada data kuantitatif.
– Mencakup analisis deskriptif dan analisis inferensia
– Analisis deskriptif digunakan untuk membantu memaparkan (menggambarkan) keadaan yang sebenarnya (fakta) dari satu sampel penelitian->penelitian deskriptif
– Penelitian deskriptif tidak untuk menguji suatu hipotesis.
– Analisis inferensia digunakan untuk mengolah data kuantitatif dengan tujuan untuk menguji kebenaran suatu teori baru yang diajukan peneliti yang dikenal dengan hipotesis->penelitian inferensial
– Dalam penelitian inferensial, teknik analisis statistik yang digunakan mengacu kepada suatu pengujian hipotesis.
– Analisis inferensia dibagi menjadi dua yaitu parametrik dan nonparametrik. Syarat dilakukannya analisis inferensia adalah sampel diambil secara random.
Langkah-langkah pokok dalam pengujian hipotesis:
– Membuat asumsi->kondisi-kondisi yang harus dipenuhi dalam pengujian hipotesis.
– Menentukan statistik uji
– Memilih suatu tingkat Signifikansi
– Menghitung nilai statistik uji
– Membuat keputusan pengujian (diterima / ditolak)
Hal-Hal yang harus diperhatikan dalam penentuan teknik analisis:
– Tipe penelitian (deskriptif, inferensial)
– Jenis variabel (terikat, bebas)
– Tingkat pengukuran variabel (nominal, ordinal, interval, rasio)
– Banyaknya variabel (satu, lebih dari satu )
– Tujuan Penelitian (kecenderungan memusat, variabilitas, hubungan (korelasi, asosiasi), pembandingan (komparasi), interaksi, kecocokan, dan sebagainya).

to be continue…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: