Iseng-Iseng Berhadiah^^

Minggu, 19 Desember 2010…

Iseng-iseng saya mengikuti acara bertajuk Jurnalistik yang diadakan oleh teman-teman dari UKM Media Kampus (MK) STIS. InsyaAllah satu tahun lagi saya akan lulus jadi tidak ada salahnya untuk mengambil seluruh ilmu yang ada di kampus tercinta ini:)…Acara tersebut diberi nama Jurnalistik In Campus (JIC).

Sayangnya hanya separuh ruangan yang terisi mahasiswa selain anggota MK. Tampak sekali bahwa persiapan panitia sangat matang. Hal ini terlihat dari spanduk, tata ruang, sound system+musikalitasnya,dll.
Acara ini cukup menarik dengan mengundang tiga pembicara yang sangat berkompeten di bidangnya. Tetapi saya hanya mengikuti dua sesi saja:D
Sesi pertama adalah ‘Smart Design’ yang disampaikan oleh Bapak Surianto Rustan. Di awal penyampaian materi, kami diminta untuk meletakkan dua obyek yaitu tulisan Jurnalistik In Campus dan gambar kotak pada kertas HVS kosong yang disediakan panitia yang kemudian dikumpulkan ke Bapak Surianto. Berbagai macam gambarpun bermunculan (emang dasarnya anak STIS lebay2:D). Tidak ada gambar yang cocok dengan yang diinginkan pak Surianto.

Ternyata untuk meletakkan suatu obyek di kertas kita harus membuat margin (garis tepi) dan grid (kolom). Sehingga tampilan akan lebih rapi, indah, menarik,dll:)
Inilah dasar dari pembuatan layout. Hal inilah yang biasanya kurang diperhatikan oleh penulis. Padahal, dengan layout yang tepat, tulisan atau artikel kita akan lebih menarik. Maka sayapun tertarik untuk mulai mempelajari desain layout

Sekarang saya akan menguaraikan sedikit materi yang disampaikan oleh Pak Surianto..Let’s start:)
Ada 3 elemen layout, yaitu;
1. Invisible elemen, yang meliputi margin dan layut
2. Teks, yang meliputi judul, deck, bodytext, caption, dll
3. Gambar, elemennya meliputi foto, ilustrasi, infographics, dll. Pesan: Hati- hati dalam penggunaan foto dan ilustrasi, bedakan penggunaannya. Tips: Ukuran gambar yang besar adalah untuk orang-orang penting dan buat semenarik mungkin. Untuk gambar yang kurang penting bisa diperkecil.
Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menjadi desainer graphis:
1. Banyak: lihat, praktik, tanya
2. Desainer harus selalu melatih dirinya untuk memperhatikan bungkus, bukan isisnya saja
Desain grafis bukan komputer, bukan bakat dan selera, tetapi menggunakan aturan sehingga pembaca tertarik untuk membaca dan mudah memahami tulisan kita. Pada intinya yaitu ” Bagaimana tulisan kita berbicara”.
Dalam sesi ini diberikan kesempatan bagi peserta yang ingin bertanya. Bagi penanya terbaik akan mendapatkan buku karangan Bapak Surianto. Iseng-iseng sayapun bertanya mengenai peletakkan gambar di tengah teks dan tips agar penyusunan tabel2 dan penjelasannya menjadi menarik serta memudahkan pembacanya. Tak dinyana, pertanyaan saya terpilih menjadi pertanyaan terbaik:D
Tepatnya adalah gayung bersambut:)
Karena memang saya saat itu ingin membeli buku yang berjudul Layout tersebut. Saking tertariknya dengan pemaparan materi dari Pak Surianto…..
Saya percaya bahwa niat yang baik akan mendapatkan hasil yang baik. So,,,selalu niatkan segala kegiatan kita untuk mencapai sesuatu yang baik, meskipun itu hanya iseng belaka^^
Jika ingin bertanya-tanya mengenai layout bisa menghubungi Bapak Surianto melalui
e mail: rustangrafis@gmail.com

FB

Blog
Website

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: